(Surabaya, 16 Juli 1946)

Putra pasangan Syech Albar dengan Farida Al-Hasni ini sudah menjadi super star sebelum God Bless terbentuk . Majalah Tempo mengungkap fakta  ini dalam Laporan Utama pada edisi 27 Spetember 1975, lengkap dengan tampilan foto diri pada sampul depan. Semua ini tidak diraihnya dengan serta-merta. Persentuhan Albar dengan dunia seni sudah dimulai pada usia 12 tahun saat membintangi film Djendral Kantjil (1958). Setelah membentuk Bintang Remaja sebagai band pertama, Albar kemudian bergabung dengan peragawati Titiek Qadarsih dalam Kuarta Nada.

Setelah sukses membintangi film kedua Perawan Malam pada 1974, Albar kemudian dipasangkan dengan aktris Rini S Bono dalam Laela Majenun (1975) yang sekaligus menjadi pembuka jalan bagi kemunculan album pertama, karena sebagian materi di album ini berasal dari film tersebut. Dengan kulit putih, rambut kribo serta suara yang menggelegar, Albar menjelma sebagai ikon God Bless. Ia sukses bersolo karir dengan merilis sejumlah album, termasuk Zakia yang kontroversial itu.